Panggung Jalanan Kota Yogyakarta

Jiwa seni dan semangat berkesenian tumbuh subur di masyarakat Yogyakarta yang selain di kenal sebagai kota pelajar, juga di kenal sebagai kota budaya.

Hampir setiap kampung mempunyai komunitas kesenian yang anggotanya terdiri dari warga kampung tersebut. Selain itu banyak juga komunitas seni yang terdiri dari para pelajar dan mahasiswa. Hal tersebut tentunya menumbuhkan iklim berkesenian yang baik.

Setiap event kegiatan seni selalu ramai oleh banyaknya peserta yang terlibat dan masyarakat yang menonton. Tidak hanya panggung-panggung kegiatan resmi yang dijadikan sarana untuk mengekspresikan jiwa seni. Bahkan trotoar bisa berubah menjadi panggung jalanan.

Seniman Jalanan Yogyakarta

Kelompok pemusik jalanan beraksi di sebuah jalan kota Yogyakarta | img : indoberita.com

Di beberapa persimpangan jalan akan terdengar lagu-lagu instrumentalia yang dimainkan secara live oleh sekelompok pemusik jalanan. Lagu yang sedang hit pun bisa di nikmati para pengendara yang menunggu lampu pengatur lalu lintas berganti warna hijau.

Ditangan kreatif para seniman jalanan yang mengaransemen ulang lagu-lagu yang sedang hit, suara alat musik perkusi yang di padu dengan melodi yang mainkan dengan angklung atau alat musik yang lain, seolah menjadi alunan symphoni sebuah orkestra.

Para seniman ini benar-benar memanfaatkan panggung jalanan untuk menampilkan performa terbaik mereka. Dengan pakaian seragam yang mereka gunakan, membuat penampilan mereka semakin mantaaaap šŸ˜€

Tidak hanya trotoarĀ  yang mereka jadikan panggung jalanan, zebra cross tempat orang menyeberangpun mereka manfaatkan untuk beraksi.

Penari Jalanan beraksi di sebuah zebra cross jalan kota Yogyakarta

Penari jalanan beraksi di sebuah penyeberangan jalan kota Yogyakarta | img : bekabuluh.com

Para seniman jalanan akan menampilkan tarian mereka di depan para pengendara yang berhenti sebelum zebra cross. Para seniman tari jalanan ini, ada yang tampil sendirian dengan atau tanpa musik pengiring. Namun ada juga yang tampil berkelompok, menari bersama dengan di iringi musik yang dimainkan para anggota kelompok lain di trotoar.

Tidak hanya penari yang berdandan sesuai dengan tarian yang mereka mainkan. Para pemain musikpun juga menggunakan kostum yang sesuai.

Pada waktu-waktu tertentu, jalan Malioboro bahkan menjadi panggung jalanan yang terpanjang di Jogja. Tidak hanya seniman musik atau tari, para seniman lukis dan seniman teather serta seniman tradisional seperti seniman Jathilan, Reog, ikut meramai panggung jalanan Malioboro.

Namun para seniman ini kebanyakan memilih ujung jalan Malioboro Yogyakarta atau di wilayah titik nol kilometer, sebagai tempat mereka beraksi.

Iklan

Satu pemikiran pada “Panggung Jalanan Kota Yogyakarta

  1. Ping balik: Cermin Di Simpan Jalan Pemukiman Kota Yogyakarta | seputarjogjakarta

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s