Parangtritis : Mitos Tempat wisata Pantai Paling Terkenal di Jogja

tempat wisata pantai parangtritis di jogja

pantai Parangtritis | Img : viva.co.id

Pantai Parangtritis merupakan salah satu tempat wisata pantai di Jogja yang terkenal, selain pantai Samas, Baron, Kukup, Krakal dan Glagah. Pemandangannya yang indah serta lokasinya yang paling mudah di jangkau dari kota menjadi salah satu alasan mengapa pantai ini menjadi favorit wisatawan. Bahkan tanpa harus menggunakan peta Yogyakarta, kita bisa dengan mudah mencari lokasi pantai tersebut. Dari arah kota Jogja cukup dengan menyusuri jalan Parangtritis, kita pasti akan mencapai pantai yang berjarak sekitar 27 km tersebut.

Menikmati suasana dan pemandangan dengan hanya sekedar duduk-duduk berbincang santai atau bermain pasir, berlarian diantara ombak yang menghempas pantai menjadi kegiatan yang dilakukan pengunjung. Namun pengunjung juga bisa mengendarai motor ATV, kereta kuda atau menunggang kuda yang disewakan penduduk setempat.

Dibeberapa lokasi terdapat kolam air tawar untuk anak-anak, bisa sebagai pilihan orangtua yang kuatir anak-anak bermain terlalu dekat dengan pantai.

Pengunjung dilarang untuk berenang di pantai, bukan karena adanya mitos atau misteri di Parangtritis yang sudah menelan beberapa korban akibat terseret ombak, seperti yang dipercaya oleh kebanyakan orang. Namun karena adanya fenomena arus pecah yang disebut rip current  yaitu arus air yang mengalir kuat ke arah laut dari sekitar pantai (arus balik)  dan dapat terjadi pada setiap pantai yang bergelombang pecah. (Untuk keterangan mengenai rip current bisa dilihat di Wikipedia)

 

ilustrasi fenomena arus balik rip currents di pantai

Ilustrasi fenomena arus balik rip currents di pantai | Img : http://oceanservice.noaa.gov/

 

foto fenomena arus balik rip currents di pantai

foto fenomena arus balik rip currents di pantai | img : http://www.ripcurrents.noaa.gov/

 

Selain pemandangan alam yang indah Parangtritis juga mempunyai keunikan yang tidak terdapat pada tempat wisata pantai bahkan tempat lain di Indonesia yaitu adanya gunung-gunung pasir di sekitar pantai, yang biasa disebut gumuk.

pantai ini hampir tidak pernah sepi pengunjung. Dari pagi hingga pagi lagi selalu ada pengunjung disana. Bahkan dimalam haripun masih ada pengunjung yang duduk santai atau tidur-tiduran di pasir, menikmati suara ombak dan menyaksikan bintang-bintang di langit.

Biasanya menjelang siang dan menjelang sore hari paling banyak pengunjung yang datang.

Transportasi umun yang menuju ke pantai Parangtritis hanya ada sampai sekitar pukul 5 sore. Namun pengunjung yang masih ingin menikmati suasana terbenamnya matahari, tidak perlu kuatir, karena ada banyak hotel dan penginapan murah sekitar di pantai Parangtritis.

 

Sejarah nama pantai Parangtritis

Sejarah nama pantai Parangtritis tidak bisa terlepas dari legenda zaman dulu.

Menurut legenda nama pantai parangtritits berawal dari sebuah kisah dizaman kerajaan Majapahit, yaitu tentang seorang pelarian dari kerajaan tersebut yang bernama Dipokusumo yang menyepi untuk melakukan semedi. Ketika sedang melakukan semedi, ia melihat air yang jatuh menetes dari cerah-celah batu karang (parang). Dalam bahasa jawa tempat jatuhnya air menetes ini disebut “tritis”. Dari kedua kata tersebut Dipokusumo memberi nama Parangtritis, yang artinya air yang menetes dibatu. Dari cerita legenda tersebut diperkirakan ia bersemedi di daerah sebelah timur pantai, karena memang di daerah tersebut berupa perbukitan batu karang.

 

Tempat menarik yang bisa dikunjungi di sekitar pantai Parangtritis

Parangwedang

Setelah melalui pintu gerbang retribusi masuk parangtritis, sekitar 1 km disebelah kiri jalan terdapat pemandian air panas yang disebut Parangwedang. Air di pemandian ini dipercaya dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit termasuk penyakit kulit karena air dari pemandian tersebut mengandung belerang.

Di pemandian Parangwedang Air panas dibangun ruangan-ruangan dengan bak air yang bisa digunakan untuk berendam. Dengan berendam diair hangat dipercaya membantu melencarkan peredaran darah.

Parangkusumo

Lokasi lain yang berada disebelah barat pantai Parangtritis adalah Pantai Parangkusumo. Di pantai tersebut terdapat Cepuri yang pada hari-hari tertentu (biasanya bulan Sura) menjadi lokasi upacara labuhan keraton Yogyakarta.

Bukit Parangtritis

Ada tempat yang bagus untuk menikmati pemandangan pantai dari atas bukit ini. Mungkin karena akses jalan menanjak  yang agak kecil dan kurang terawat, membuat lokasinya tidak begitu terkenal.

Untuk menuju lokasi sebenarnya tidak terlalu sulit, karena tidak jauh dari lokasi pantai. Dengan menyusuri jalan utama kearah selatan, kita akan menemui jalan yang menanjak. Hingga dipertigaan jalan kita memilih jalan ke kanan, kearah Queen of The South Beach Resort & SPA (Queen of The South). Setelah berjalan menanjak sedikit kita akan melihat sebuah bangunan kecil berbentuk pendopo di sebelah kanan jalan. Dari lokasi tersebut kita bisa mendapat pemandangan yang cantik.

Hotel di Pantai Parangtritis

Ada banyak hotel yang berada di sekitar pantai Parangtritis, beberapa diantaranya :

  • Budi Inn 1
  • Villa Alcheringa
  • Penginapan Aditya
  • Penginapan Arita
  • Queen of The South Beach Resort & SPA (Queen of The South Resort)
  • Hotel Parangtritis
  • Adinda Beach Villas
  • Wisma Keluarga Mairatu Apartments

Selain yang tersebut diatas, masih banyak hotel atau penginapan murah lainnya di sekitar tempat wisata pantai terkenal di Jogja ini.

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s